Personal blog yang mengupas masalah kesehatan, kecantikan, pelajaran dan masih banyak lagi.

Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Lengkap Paragraf Deduktif, Indukti, dan Campuran


Paragraf atau sering juga disebut alinea adalah sekumpulan kalimat yang saling berkaitan antar kalimat satu dengan kalimat yang lainnya.

Di sini kita akan membahas tentang paragraf deduktif, induktif dan campuran. Ketiga paragraf diatas dibedakan berdasarkan letak gagasan utamanya. Berdasarkan letak gagasan utamanya, paragraf dapat dikelompokkan dalam tiga jenis paragraf yaitu paragraf deduktif, induktif, dan campuran.

Yang pertama akan kita bahas adalah paragraf deduktif.

Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif adalah paragraf yang meletakkan gagasan utamanya pada kalimat utama atau di awal paragraf, paragraf deduktif diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus, pola kalimatnya adalah dari umum kekhusus.

Ciri-ciri kalimat deduktif adalah:
  • Kalimat utamanya berada diawal kalimat
  • Kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian dijelaskan dengan penjelasan khusus.

Contoh-contoh paragraf deduktif :

  1. Naskah drama memiliki unsur-unsur penting, yaitu alur, tokoh, perwatakan, tema, dialog, dan konflik. Unsur-unsur itu disajikan dalam bentuk naskah tertulis, unsur-unsur tersebut juga jadi pegangan sutradara untuk menyiapkan pementasan dan menjadi pegangan para pemain untuk memainkan perannya dalam sebuah pertunjukan.
  2. Pantai plengkung memilki pantai yang sangat indah dan ombak besar yang sangat disukai para peselancar. Pantai ini memiliki gelombang yang besar dan indah sehingga sangat disukai para peselancar, pantai ini seakan menjadi surga bagi peselancar karena  ombaknya yang besar dengan ketinggian 2-6 m dan panjang gelombang 2 km yang susul menyusul sejauh tujuh gelombang, dalam interval 5 menit mampu menciptakan pemandangan yang indah.
  3. Museum Bahari diresmikan 7 Juli 1977 oleh Gubernur Ali Sadikin. Diruang-ruang dalam museum, pengunjung dapat menyaksikan berbagai jenis kapal dari seluruh daerah di Indonesia, dilengkapi dengan gambar dan foto-foto pelabuhan pada masa lalu, di depan museum, terdapat menara Syahbandar yang dibangun pada 1839.

Pada contoh-contoh diatas yang berhuruf miring adalah gagasan utama pada paragraf.

Paragraf Induktif

Paragraf induktif merupakan kebalikan dari paragraf deduktif. Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak pada bagian akhir paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas yang berupa fakta, contoh-contoh, bukti-bukti ataupun rincian khusus lalu disimpulkan dalam satu kalimat pada akhir paragraf, pola kalimatnya adalah dari khusus keumum.

Ciri-ciri paragraf induktif adalah :
  • Diawali dengan penjelasan-penjelasan khusus
  • Lalu, digeneralisasikan menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan-penjelasan khusus
  • Kesimpulan yang merupakan kalimat utama terdapat di akhir Paragraf

Contoh-contoh paragraf induktif :

  1. Suku batak, suku dayak, suku bugis, dan suku jawa adalah sebagian suku dari sekian banyak suku yang terdapat di Indonesia. Selain suku dan budaya yang beragam, terdapat pula berbagai agama dan kepercayaan, itulah sebabnya Indonesia dikenal dengan negara yang majemuk.
  2. Narkoba memilki berbagai macam jenis dan memilki candu yang sangat kuat dan dapat menyebabkan gairah meningkat, detak jantung meningkat, dan pada kondisi tertentu dapat menyebabkan overdosis dan kematian. Menghindari narkoba harus dilakukan karena sangat berbahaya bagi kesehatan.
  3. Pada era persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti saat ini. Seseorang yang menguasai Bahasa Inggris otomatis akan memiliki peluang yang lebih besar didunia kerja. Sebaliknya, orang yang tidak memilki kemampuan Bhasa Inggris peluangny akan semakin kecil untuk memasuki dunia kerja khususnya untuk dapat diterima sebagai karyawan. Itulah kenapa penguasaan Bahasa Inggris sangat diperlukan untuk menambah kompetensi di dunia kerja.

Pada contoh-contoh diatas yang berhuruf miring adalah gagasan utama pada paragraf.

Paragraf Campuran

Paragraf campuran merupakan jenis paragraf yang terbentuk dari gabungan pola paragraf induktif dan deduktif, dengan kata lain paragraf campuran memiliki kalimat utama di awal dan akhir paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum kemudian diikuti pernyataan khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum kembali sebagai kalimat penegas.

Ciri-ciri paragraf campuran adalah :
  • Terdapat kalimat utama di awal paragraf dan kemudian ditekankan kembali diakhir paragraf
  • Adanya pengulangan atau variasi pada beberapa kata di awal dan di akhir paragraf.

Contoh paragraf campuran :
  1. Twitter adalah salah satu media sosial yang menjadi tempat mengungkapkan perasaan, bersilaturrahmi dan lain-lain secara online. Hampir setiap detik selalu ada saja yang menceritakan kesedihannya disitus media sosial ini. Mengungkapkan perasaannya terhadap sesuatu atau seseorang, bahkan ada pula yang menuliskan kejadian yang menimpa dirinya dengan terstruktur. Melalui statusnya, para teman atau kerabat bisa berkomentar atau hanya sekedar menyukai status tersebut. Kecepatan dan kemudahan inilah yang membat twitter dirasa sebagai tempat curhat online yang paling tepat.
  2. Indra anak yang sangat pintar juga baik hati. Dia selalu memperoleh peringkat 1 dikelasnya, prestadi lain juga sering dia dapatkan, seperti Juara I Lomba Pidato tingkat Kabupaten, Juara I Lomba Mengarang Cerita Anak tingkat Kabupaten, Juara I Lomba Menulis Karya Ilmiah Tingkat Kabupaten, dan masih banyak lagi prestasi – prestasi membagakan lainnya yang dia perolah. Selain pintar Indra juga anak yang rajin, sopan dan berprilaku baik pada teman-teman, guru,orang tua dan orang-orang disekitar lingkungan rumahnya. Oleh karena itu Indra sangat di sukai oleh teman-teman, guru dan orang-orang disekitarnya karena kepintaran dan kebaikannya.
  3. Musim hujan tahun ini menimbulkan masalah dan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat dan pemerintah, karena hujan yang terjadi secara terus menerus dengan curah hujan yang sangat deras, sehingga menyebabkan banjir di beberapa kota di Kalimantan Tengah, banjir ini menyebabkan warga-warga yang rumahnya terkena banjir harus mengungsi dan rela untuk meninggalkan rumah meraka yang sebagian barang-barangnya harus mereka relakan hilang terbawa arus banjir dan rusak karena air yang masuk kedalam rumah. Banyak sarana-sarana umum yang mengalami kerusakan seperti rumah sakit, bank, jalan-jalan dan sebagainya. Oleh karena musim hujan tahun  ini sangat menimbulkan masalah dan kerugian besar bagi masyarakat dan pemerintah.

Pada contoh-contoh diatas yang berhuruf miring adalah gagasan utama pada paragraf.

Demikian pembahasan tentang paragraf deduktif, induktif, dan campuran, semoga bermanfaat dan selamat belajar.




Related : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Lengkap Paragraf Deduktif, Indukti, dan Campuran

0 Komentar untuk "Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Lengkap Paragraf Deduktif, Indukti, dan Campuran"